DPR RI Diserbu Serikat Pekerja dan Petani
Jakarta – Ribuan pekerja, petani, dan sejumlah elemen masyarakat lain memenuhi halaman depan gedung DPR RI Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, 28 Januari 2010 dalam rangkaian aksi demo 100 hari pemerintahan SBY Boediono.
Para demonstran yang dalam orasi yang dilaksanakan tepat di pintu masuk gedung DPR RI itu mengkritisi sejumlah kebijakan ekonomi pemerintahan SBY Boediono yang dianggap menyengsarakan rakyat dan kaum pekerja.
Tema kritik dalam demo yang didominasi oleh massa SPN itu, yang paling mengemuka adalah soal kebijakan pasar bebas seperti AFTA dan ACFTA yang mereka nilai membahayakan kelangsungan industri dalam negeri yang dengan sendirinya mengancam keberadaan mereka sebagai pekerja. Pasar bebas, terutama jika diberlakukan dengan Cina, membuat produk dalam negeri tidak mampu bersaing.
Massa pekerja yang jumlahnya mencapai 6.000 orang itu, menyuarakan menolak kapitalisme dan neoliberalisme sebagai pangkal dari kesengsaraan rakyat. Karena menurut mereka, atas nama neoliberasme itu, pemerintahan SBY mereka anggap sering mengeluarkan kebijakan ekonomi yang merugikan kepentingan mereka.
Di sela – sela demo itu, politisi asal PDI Perjuangan, artis Riah Diah Pitaloka atau yang lebih dikenal dengan nama Oneng dan politisi PPP Okky Asokawaty menyempatkan diri menemui para pengunjuk rasa. Oneng dan Okky keluar dengan pengawalan ketat dari Pamdal DPR RI.
Related posts:


IIMS 2010: Toyota Sukses Jual 1.378 Unit Avanza
Ternyata Pong Panjat Gedung DPR Pakai Tangga Renovasi
Antisipasi Kutu Loncat, PDIP Gelar Rakornas di Sentul
Bank BRI Target Laba Rp 8 Triliun Tahun Ini
Komisi I DPR Gembira antv Stop Tayang Infotainment
Ahmad Yani: Transaksi Rp 500 Juta Harus Lapor PPATK
