maiwanews
T-Shirt Jasakom
Photoshop Tutorial

100 Hari Pemerintahan SBY yang Melelahkan

Jakarta -  Masa kerja 100 hari pertama Susilo Bambang Yudoyono (SBY) periode pemilu 2009 – 2014 berakhir. Hari menapaki 100 hari pertama itu dilalui dengan susah payah dan tentu melelahkan. Segala macam persoalan muncul dalam 100 hari itu,  mulai dengan kasus Antasari Azhar, lalu kriminalisasi KPK dan Bibiet – Chandra,  mobil dinas Menteri, Prita Mulyasari, pagar istana, mafia hukum, dan yang paling menyedot energi adalah kasus yang berkepanjangan, kasus Bank Century, kasus yang paling menyedot perhatian publik dan akhir – akhir ini mulai dikaitkan dengan pemakzulan Presiden.

Soal pemakzulan terkait kasus Bank Century, SBY sendiri yang mula – mula secara terang – terangan mengangkat secara terbuka di beberapa kesempatan termasuk pertemuan di Istana Bogor dan Rapim TNI di Cilangkap, yang diliput luas media. Beberapa kalangan menganggap SBY dalam menanggapi kasus Bank Century adalah berlebihan.

Dan yang cukup memusingkan pemerintahan SBY periode ke dua ini adalah “perayaan” 100 hari pemerintahan SBY ala LSM dan sejumlah elemen masyarakat yang akan melakukan demo besar – besaran, Kamis, 28 Januari 2010 di Jakarta,  salah satu agendanya adalah akan menyampaikan mosi tidak percaya kepada pemerintahan SBY.

Diperkirakan 40.000 massa dari setidaknya 60 elemen yang akan turun ambil bagian di tempat – tempat strategis seperti gedung DPR, Istana Presiden dan Wakil Presiden, Gedung Departemen Keuangan, Gedung KPK, dan Bundaran HI. Untuk menghindari kemacetan yang lebih parah, Polisi terpaksa melakukan pengalihan di sejumlah jalan, terutama akses menuju titik – titik konsentrasi demo itu.

Sejumlah elemen yang memiliki agenda mengkritisi pemerintahan SBY seperti GIB,  SPSB, DTI, GSBI, Kompak, Cipayung Plus, BEM, Kapak, bahkan elemen mahasiswa dari kota sekitar Jakarta seperti Bogor, Bekasi, Banten, dan Bandung telah menyatakan siap berpartisipasi dan membawa massa. Massa yang mendukung SBY juga kemungkinan akan turun dalm waktu bersamaan.

Untuk itu, Polda Metro Jaya telah mengantisipasi dengan menyipkan 10 ribu polisi dalam rangka pengamanan, bahkan TNI jauh hari telah menyatakan siap memback up Polisi jika terjadi hal buruk.

Sama seperti ketika terjadi demo besar – besaran pada hari anti korupsi sedunia 9 Desember tahun lalu yang juga temanya mengkritisi SBY atas momentum upaya kriminalisasi KPK, bertepatan pada saat rencana demo 100 hari pemerintahan SBY kali ini, SBY lagi – lagi secara kebetulan tidak berada di Jakarta.

Related posts:

  1. Aksi Buruh: Selain Penghapusan Outsourching, Skandal Century Juga Disuarakan
  2. Demo Hari Buruh Meriah, Dua Orang Diamankan Polisi
  3. Warga Serang Mahasiswa, Mirip Yang Terjadi di Era Ordebaru
  4. Istana Dikepung Demo dari Dua Arah
  5. Massa Demonstran di Bundaran HI Sepi
Share |

Beri Komentar

Berita Kategori Terkait
Ternyata Pong Panjat Gedung DPR Pakai Tangga RenovasiTernyata Pong Panjat Gedung DPR Pakai Tangga Renovasi: maiwanews - Aksi panjat dan cat gedung DPR oleh Pong Harjatmo, merupakan bentuk kegeraman artis layar lebar zaman dulu itu terhadap sejumlah kasus yang terjadi di tanah air, namun belum terselesaikan ...

Antisipasi Kutu Loncat, PDIP Gelar Rakornas di SentulAntisipasi Kutu Loncat, PDIP Gelar Rakornas di Sentul: maiwanews - Antisipasi kutu loncat, PDI Perjuangan akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada tanggal 4 hingga 5 Agustus 2919 di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat. PDIP menurut Puan, ...

Meneri Agama Desak Ahmadiyah Hentikan AktifitasMeneri Agama Desak Ahmadiyah Hentikan Aktifitas: maiwanews - Menteri Agama Suryadharma Ali mendesak kepada Ahmadiyah agar menaati SKB 3 menteri dengan menghentikan aktifitas termasuk mengembangkan ajarannya. "Kalau Ahmadiyah menaati (SKB 3 menter...

Komisi I DPR Gembira antv Stop Tayang InfotainmentKomisi I DPR Gembira antv Stop Tayang Infotainment: maiwanews - Anggota DPR dari Fraksi Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan, Komisi I DPR gembira karena stasiun televisi antv telah berinisiatif menghentikan tayangan infotainment tanpa harus dilarang ter...

Ahmad Yani: Transaksi Rp 500 Juta Harus Lapor PPATKAhmad Yani: Transaksi Rp 500 Juta Harus Lapor PPATK: maiwanews - Anggota Pansus RUU PPTPU (Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang) Ahmad Yani mengatakan, transaksi  Rp500 juta atau lebih harus dilaporkan ke Pusat Pelaporan dan Analisi...

Kapolri: Kejadian Kuningan Itu Penyegelan Ahmadiyah, Bukan Bentrok AntarwargaKapolri: Kejadian Kuningan Itu Penyegelan Ahmadiyah, Bukan Bentrok Antarwarga: maiwanews - Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri (BHD) membantah adanya bentrokan antara warga dan ormas Islam dengan pendukung Ahmadiyah di Kuningan, Jawa Barat. "Tidak bentrokan, tapi ...

maiwanews on twitter
maiwanews on facebook
Iklan
Kami menjual seragam sekolah dari SD, SMP & SMA, siap antar untuk wilayah Jakarta Selatan dengan pembelian minimal 4(empat) pasang. Untuk wilayah lain akan dikenakan ongkos kirim sesuai dengan jauh dekatnya jarak dari Petukangan Utara Jakarta Selatan. Hub Emir di nomor hp 021-94255934